Sunday, December 27, 2015

Art Theraphy

Inilah pekerjaan ketika banyak pikiran. Katanya orang yang banyak pikiran itu kebanyakan karena kurang Dzikir. Yeah, maybe Yeah. Dzikir itu ibarat kipas prosesor, jika tak dihidupkan maka komputer akan cepat panas.

Semisal malam itu, kepala saya panas, otak saya ngebul bak gunung api atau kentut. Rasanya jika muncul satu masalah lagi, ia akan meledak dan bau. Baiklah itulah keadaan kepala saya malam itu.

Masalah yang saya hadapi tak bisa diutak atik seperti rumus fisika atau koding dalam sistem informasi. Butuh action tapi tak bisa malam itu juga. Alhasil saya stress luar biasa. Ditambah malam itu bertepatan saat saya sedang PMS.

Akhirnya daripada bingung dan guling guling gak karuan. Saya ambil sketchbook, pensil, penghapus, dan pulpen. Teringat sesuatu yaitu art theraphy, katanya ini dapat menghilangkan stress. Baiklah mari kita coba

Taraaaaaa.. inilah hasilnya. Cukup lumayan buat orang yang lagi banyak pikiran. Hehe tapi ternyata membuatnya tak berdampak banyak, hanya pengalihan pikiran sejenak dari masalah ke kertas itu. Tapi setidaknya bisa melepas sebentar si masalah menyebalkan itu.



No comments:

Post a Comment